Pembuka: Pengalaman yang Pasti Anda Rasakan
Akhir semester, Anda diminta membuat laporan kokurikuler.
Hasilnya? 30 foto + caption “kegiatan berjalan lancar”.
Kepala sekolah baca sekilas, orang tua tidak pernah lihat, anak lupa apa yang sudah dilakukan.
Panduan Kokurikuler 2025 dan Panduan Pembelajaran & Asesmen (revisi 2024) mewajibkan pelaporan kokurikuler berbasis bukti perubahan pada 8 dimensi Profil Pelajar Pancasila + melibatkan suara anak dan orang tua. Bukan lagi laporan administrasi, tapi “cerita inspirasi” yang bisa dibaca siapa saja.
Masalah Umum yang Terjadi Saat Ini
- Laporan hanya foto + daftar hadir → tidak menunjukkan dampak.
- Tidak ada data sebelum-sesudah → sulit membuktikan anak berubah.
- Orang tua tidak pernah melihat hasil lengkap.
- Guru capek menulis panjang, tapi tidak ada yang baca.
Penjelasan Inti: Pelaporan Kokurikuler 2025 Harus “Hidup” dan “Berbukti”
Panduan Kokurikuler 2025 (hal. 45–52) dan Panduan Pembelajaran & Asesmen 2024 menetapkan:
- Laporan wajib memuat 4 bagian: Tujuan – Proses – Bukti Perubahan – Refleksi Anak & Orang Tua
- Gunakan rubrik 4 level untuk setiap dimensi Profil Pelajar Pancasila
- Wajib ada produk nyata + testimoni anak/orang tua
- Format digital (Canva/Google Sites) yang bisa dibagikan lewat WA
Strategi Praktis: 4 Bagian Laporan Kokurikuler yang Langsung Bisa Anda Pakai
Bagian 1 – Judul & Ringkasan 1 Halaman (Yang Dibaca Semua Orang)
Contoh:
Proyek Triwulan 1: “Air Bersih untuk Desa Kami”
Kelas 5A – SD Negeri Harapan Baru
Periode: September–November 2025
Jumlah murid: 32 | Orang tua terlibat: 87 %
Dimensi Profil Pelajar Pancasila yang dikuatkan:
- Keimanan & Ketakwaan
- Kewargaan
- Kreatif
- Kolaborasi
- Penalaran Kritis
Bagian 2 – Cerita Perjalanan (Timeline Visual 1 Halaman)
| Minggu | Kegiatan | Foto/Video 15 detik | Dimensi yang Terlihat |
|---|---|---|---|
| 1–2 | Kunjungi sungai + uji air | Video anak celup botol | Kewargaan, Empati |
| 3–8 | Rancang & buat 30 filter air | Foto proses tim | Kolaborasi, Kreatif |
| 9–12 | Pasang di masjid + presentasi ke kepala desa | Video testimoni warga | Keimanan, Kemandirian |
Bagian 3 – Bukti Perubahan (Data Sebelum–Sesudah)
Rubrik 4 level (dari Keputusan Kepala BSKAP 046/H/KR/2025)
| Dimensi Profil Pelajar Pancasila | Level Awal (Sept) | Level Akhir (Nov) | Kenaikan |
|---|---|---|---|
| Keimanan & Ketakwaan | 2,1 | 3,6 | +70 % |
| Kewargaan | 1,9 | 3,8 | +100 % |
| Kreatif | 2,4 | 3,9 | +63 % |
| Kolaborasi | 2,0 | 3,7 | +85 % |
- Foto before-after kemampuan anak (misal: foto filter gagal vs berhasil)
Bagian 4 – Suara Anak & Orang Tua (Yang Paling Menyentuh)
Testimoni Anak (pilih 3–5 terbaik):
- “Dulu aku takut air keruh, sekarang aku bangga bisa bikin air bersih untuk tetangga.” – Rafa, kelas 5
Testimoni Orang Tua: - “Anak saya pulang cerita setiap hari. Saya ikut pasang filter di masjid — bangga sekali.” – Ibu Rina
Contoh Format Laporan Digital 5 Halaman (Bisa Selesai dalam 2 Jam)
- Halaman 1 → Cover + Ringkasan
- Halaman 2 → Timeline visual
- Halaman 3 → Grafik perubahan + foto produk
- Halaman 4 → Testimoni anak & orang tua
- Halaman 5 → Link video 2 menit + QR code ke Google Drive folder foto
Kirim link laporan ini ke grup WA orang tua + unggah ke website sekolah.
Contoh Nyata Laporan yang Pernah Viral (Pilot 2025)
Sekolah SDN 3 Cianjur – Proyek “Cahaya untuk Masjid”
Laporan dibuat dalam Canva → 1.200 kali dibagikan orang tua di Instagram
Kepala Dinas Pendidikan datang sendiri karena laporan ini
Hasil: sekolah mendapat dana CSR Rp 50 juta untuk laboratorium sains
Bagian NLP & Neurosains yang Langsung Bisa Dipraktikkan
- Framing laporan: “Ini bukan laporan tugas, ini bukti anak-anak kita sudah jadi pahlawan kecil desa.”
- Anchoring: Saat orang tua baca testimoni anaknya sendiri → rasa bangga langsung terpicu.
- Future Pacing: Akhiri laporan dengan kalimat: “Bayangkan 10 tahun lagi anak-anak kita cerita: ‘Dulu di kelas 5 aku pernah selamatkan desa dari air kotor…’”
Ringkasan Poin Penting
- Laporan kokurikuler 2025 = cerita perubahan, bukan daftar kegiatan.
- 4 bagian wajib: Ringkasan – Timeline – Data Perubahan – Testimoni.
- Format digital 5 halaman + video 2 menit = cukup membuat orang tua menangis bangga.
Ajakan Refleksi & Langkah Pertama Anda
Malam ini juga, buka Canva.
Buat slide pertama dengan judul proyek triwulan ini.
Besok pagi, umumkan di kelas: “Kita akan buat laporan kokurikuler paling keren se-Indonesia. Siapa yang mau jadi editor video?”
Laporan kokurikuler bukan beban.
Ia adalah surat cinta dari anak-anak kepada masa depan mereka.
Sekarang saatnya kita menuliskannya bersama — mulai dari satu slide malam ini.