Pernahkah Anda menghabiskan berjam-jam membuat rubrik 5×7 yang rumit, lalu akhirnya tidak pernah dipakai karena terlalu ribet?
Atau orang tua bertanya: “Bu, anak saya dapat 78 itu artinya apa?” sementara Anda sendiri bingung menjelaskan.

Kabar gembira: Panduan Pembelajaran dan Asesmen 2024 (hal. 89–96), Permendikdasmen No. 13/2025, serta Panduan Kokurikuler 2025 secara tegas mendorong rubrik yang sederhana, transparan, dan berorientasi pertumbuhan — cukup 3 tingkat saja, berlaku untuk semua mata pelajaran dan semua jenjang.

Masalah Umum Rubrik Lama

  • Terlalu banyak kolom → guru malas mengisi, anak bingung membaca
  • Bahasa birokratis → orang tua tidak paham
  • Fokus pada “kekurangan” → anak merasa selalu “kurang”
  • Tidak selaras dengan 8 dimensi Profil Pelajar Pancasila

Prinsip Rubrik Baru 2025: Hanya 3 Tingkat yang Manusiawi

Gunakan simbol tanaman (sudah disukai anak-anak se-Indonesia sejak Kurikulum Merdeka):

| 🌱 Baru Tumbuh | Anak sudah mulai, tapi masih butuh banyak bantuan |
| 🌿 Sedang Berkembang | Anak sudah bisa sendiri di sebagian besar, tapi belum konsisten |
| 🌳 Sudah Berbunga | Anak sudah mantap, bahkan bisa membantu teman atau berinovasi |

Tidak ada angka. Tidak ada “kurang dari KKM”. Hanya pertumbuhan.

Template Rubrik Ajaib 3 Kolom (Copy-Paste untuk Semua Mapel)

Aspek yang Dinilai🌱 Baru Tumbuh🌿 Sedang Berkembang🌳 Sudah Berbunga
Pemahaman KonsepMasih sering salah konsep dasarSudah paham, tapi kadang lupa penerapanBisa menjelaskan ke teman dengan contoh sendiri
Proses / UsahaMasih menunggu instruksi guruSudah mulai mandiri, tapi perlu pengingatBerani mencoba cara baru meski belum diminta
Kolaborasi / AkhlakLebih suka sendiriMau bekerja sama kalau diingatkanMemimpin atau membantu teman tanpa diminta
Inovasi / KreativitasMengikuti contoh guru 100 %Ada sedikit modifikasiMenghasilkan ide atau solusi baru

Rubrik ini bisa dipakai untuk:

  • Matematika
  • IPA / STEM
  • Bahasa Indonesia (cerpen, pidato)
  • Seni, PJOK, P5 / Kokurikuler
  • Bahkan Agama dan PPKn

Contoh Rubrik Siap Pakai per Mata Pelajaran

1. Matematika Kelas 4 – Pecahan

Aspek🌱 Baru Tumbuh🌿 Sedang Berkembang🌳 Sudah Berbunga
Mengubah pecahan ke desimalMasih bingung letak komaSudah bisa ½, ¼, ¾ sajaBisa semua pecahan biasa + campuran
Memecahkan masalah nyataButuh gambar/contoh guruBisa sendiri tapi lambatMembuat soal sendiri untuk teman

2. IPA Kelas 7 – Rantai Makanan (Projek Kokurikuler)

Aspek🌱🌿🌳
Akurasi ilmiahMasih ada predator jadi mangsaSudah benar arah panahMenambahkan dekomposer & contoh lokal
Kerja timLebih banyak diamIkut, tapi belum memimpinMembagi tugas & memastikan semua kebagian peran
PresentasiHanya membaca teksAda kontak mataMenjelaskan dengan percaya diri + menjawab pertanyaan

3. Bahasa Indonesia Kelas 5 – Menulis Puisi

Aspek🌱🌿🌳
Penggunaan majasBelum ada majasAda 1–2 majasMajas beragam & sesuai suasana
Isi / PesanMasih umumAda perasaan pribadiMembuat pembaca tersentuh
Tata bahasaBanyak salah ejaanSedikit salahRapi dan indah ditulis tangan

4. P5 / Projek Penguatan Profil – Daur Ulang

Aspek🌱🌿🌳
InisiatifMenunggu perintahIkut kalau diajakMengajak teman lain ikut
Dampak lingkunganSampah berkurang sedikitAda daur ulang sederhanaMenghasilkan produk yang bisa dijual/dipakai sekolah

Cara Membuat Rubrik dalam 5 Menit Saja

  1. Tulis 3–4 aspek utama sesuai Capaian Pembelajaran (CP) fase tersebut
  2. Tiap aspek tulis deskripsi 🌱 (minimal tapi sudah berusaha)
  3. Tulis deskripsi 🌿 (sudah lumayan)
  4. Tulis deskripsi 🌳 (sudah luar biasa, bahkan melebihi harapan)
  5. Cetak & tempel di dinding kelas → anak bisa self-assessment setiap saat

Cara Memberi Umpan Balik yang Menyembuhkan (NLP + Empati)

Jangan pernah tulis “Masih 🌱”.
Tulis atau ucapkan:
“Aku melihat kamu sudah di 🌿 untuk kerja tim — luar biasa!
Minggu depan kita sama-sama naik ke 🌳 dengan menambahkan satu ide kreatifmu sendiri, ya?”

Anak langsung merasa dihargai + termotivasi.

Contoh Laporan ke Orang Tua (Humanis & Tanpa Angka)

Nama: Rafa – Kelas 6 SD
Mata Pelajaran: IPA (Projek Energi Terbarukan)

AspekTingkat Saat IniCatatan Guru yang Menghangatkan Hati
Pemahaman konsep🌿Rafa sudah paham panel surya bekerja karena cahaya → panas → listrik
Kerja tim🌳Rafa memimpin kelompok tanpa diminta, semua teman merasa didengar
Inovasi🌿Minggu depan Rafa mau coba pakai botol bekas sebagai reflektor — aku dukung penuh!

Orang tua langsung tahu anaknya “sedang tumbuh di mana” tanpa merasa dihakimi.

Ringkasan Poin Penting

  • Rubrik hanya 3 tingkat: 🌱 🌿 🌳
  • Berlaku untuk semua mata pelajaran & semua jenjang
  • Bahasa sederhana, positif, berorientasi pertumbuhan
  • Anak bisa menilai diri sendiri → refleksi & mandiri terbangun
  • Orang tua paham, anak tidak takut, guru hemat waktu

Ajakan Refleksi

Besok pagi, ambil satu mata pelajaran yang akan Anda ajar.
Luangkan 5 menit saja untuk menulis rubrik 3 kolom seperti di atas.
Lalu tempel di depan kelas dan katakan pada anak-anak:
“Hari ini kalian boleh memilih sendiri: aku sudah di 🌱, 🌿, atau 🌳 untuk aspek ini?”

Lihat mata mereka berbinar.
Itulah saat kita tahu: rubrik sederhana bukan hanya alat penilaian —
melainkan jembatan cinta antara guru, anak, dan orang tua.

Karena ketika anak tahu “aku sedang tumbuh”, mereka tidak lagi takut salah.
Mereka hanya ingin terus bertumbuh.

Selamat mencoba, Guru dan Orang Tua Hebat se-Indonesia.
Anak-anak kita sedang menunggu kita melihat mereka sebagai pohon yang sedang berbunga. 🌳❤️